Karakteristik Kepemimpinan Mbah Maridjan

(Alm) Mbah Maridjan

Kepemimpinan Mbah Maridjan (alm) dalam mengemban tugas juru kunci Gunung Merapi bisa menjadi suri teladan yang baik dimana Mbah Maridjan memegang teguh amanat yang diberikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX.  Sesosok pemimpin yang memiliki jiwa religious dalam menjaga alam dan mengayomi mayarakat sekitar.  Kesederhanaan dalam memimpin khususnya sebagai juru kunci Gunung Merapi menunjukkan karakter-karakter yang unggul, disamping itu sikap loyalitas dalam memimpin tanpa pamrih sangat bisa diacungi jempol.  Sikap rela berkorban sebagai juru kunci, almarhum Mbah Maridjan ditunjukkan dalam menghimbau masyarakat sekitar untuk segera mengungsi dan jangan mengikuti jejaknya untuk tetap tinggal di lereng Gunung Merapi karena almarhum harus tetap berada dirumah untuk menjaga amanat sebagai juru kunci bahkan setiap Gunung Merapi akan meletus, warga senantiasa menunggu komando dari beliau untuk mengungsi.

 

Alm. Mbah Maridjan yang memiliki nama asli Mas Penewu Surakso Hargo serta memiliki gelar dengan nama Raden Ngabehi Surakso Hargolahir di Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman pada tahun 1927.  Beliau mulai menjabat sebagai wakil juru kunci Gunung Merapi pada tahun 1970 dan pada tahun 1982 jabatan sebagai juru kunci beliau sandang.  Saat Gunung Merapi meletus tanggal 26 Oktober 2010, Mbah Maridjan telah meninggalkan kita selama-lamanya.  Almarhum meninggal dengan posisi sujud di rumah tinggalnya di Dukuh Kinahrejo.

Semasa hidupnya, Mbah Maridjan selalu mengedapankan kesejahteraan masyarakat desa walaupun Mbah Maridjan pernah menjadi icon produk minuman energi, Mbah Maridjan tidak suka menunjukkan bahwa dirinya telah sukses bahkan sebagaian harta dari Mbah maridjan diperuntukkan untuk masyarakat sekitarnya.  Interaksi-interaksi intensif dengan masyarakat sekitar, Mbah Maridjan dibangun atas hati nurani sehingga sikap kepemimpinan memegang budi pekerti luhur, etika dan sopan santun sangat dijaga.  Hal yang paling penting dari sikap ini, Mbah Maridjan selalu mendengarkan saran dan kritik dari masyarakat.  Profil yang bersahaja dan anggun menjadikan sesosok Mbah Maridjan sangat disegani.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: