Diserang kawanan lebah madu

2 hari yang lalu tepatnya hari Rabu, aku dan mandorku sedang berada di lokasi proyek perumahan Batang Merangin Estate.  Pagi itu memang cuaca sangat cerah dan segar, aku dan mandorku bergegas untuk membuat patok ukuran untuk bakal calom perumahan staff.  Ditengah-tengah pengukuran, aku merasa ada seekor serangga yang mengusik di sekitar badanku.  Saat itu aku belum mengetahui hewan apakah itu, dalam benak pikiranku cuma menganggap paling-paling seekor lalat yang besar.  Tetapi mandorku tiba-tiba juga diusik oleh seekor lainnya sehingga mandorku sempat berkata “apaan sih ini..kok malah muter-muter di badanku”

Tapi..apa yang terjadi setelah kami diusik?  Mataku terperanjat melihat kawanan lebah terbang dari arah timur menghampiri aku dan mandorku dan aku langsung berteriak “Awas..lebah..lari…lari..!!!” dan kami pun berlari menuju alat berat dozer yang sedang mengisi solar sekitar 200 m dari kami.  Kawanan lebah itu pun menyerang tubuhku dengan bertubi-tubi.  Sesampai di dozer, aku pun naik ke depan badan dozer yang mana knalpot terletak di depan dozer itu.  Kawanan lebah itu masih menyerang badanku, telinga dan pergelangan tangan tidak luput dari sengatan meraka. 

Setelah beberapa menit di depan knalpot dozer, maka kawanan lebah pergi meninggalkan badanku yang telah dipenuhi oleh bekas sengatan mereka.  Aku pun langsung turun dan kabur meninggalkan lokasi perumahan setelah di beri tahu oleh operator dozer untuk segera berganti pakaian dan mandi untuk meninggalkan bau dari sengatan kawanan lebah itu, karena kalau tidak segera membersihkan badan di khawatirkan akan menyerang kembali.

Setelah membersihkan seluruh badan, maka aku pun kembali ke lokasi perumahan untuk melanjutkan pekerjaan.  Dari informasi mandorku bahwa kawanan lebah tadi merasa terusik oleh seekor burung hantu yang tiba-tiba terbang dari arah timur dan memang nasib kita berdua, mereka kawanan lebah tiba-tiba menyerang kami berdua.

Kejadian ini adalah kali kedua yang mana kejadian pertama terjadi di lokasi penugasan aku di Bangka dimana mandorku salah tebas semak dan mengenai sarang lebah hutan.  Semoga hal ini tidak terjadi lagi yang ketiga kalinya. 

 

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: