Holiday Travel at Djogja #1

10 hari di Jogja tidak terasa terlewat begitu saja, mengisi hari libur lebaran sekalian dengan cuti kerja yang sudah saya tunggu selama 1 tahun.  Tepat tanggal 18 September 2009 pukul 06.30, saya bergegas menuju Bandara Depati Amir, Bangka.  Pesawat Garuda yang akan mengantar menuju Jakarta untuk transit sudah menuggu, tidak lama kemudian pukul 08.25 saya dengan kawan satu kamar di mess kebun yaitu Pak Yitno menuju naik ke pesawat tersebut.  Perjalanan ditempuh selama 50 menit menuju Jakarta.

Pesawar Garuda di Bandara Depti Amir - Pangkalpinang

Pesawar Garuda di Bandara Depti Amir - Pangkalpinang

Didalam pesawat, saya berbincang-bincang dengan 2 orang yang duduk di samping kanan-kiri saya.  Hummm…saya sempat bersyukur bisa berdampingan duduk dengan mereka berdua karena sepanjang penerbangan ke Jakarta selama 50 menit diisi dengan bincang-bincang seputaran pekerjaan hingga perjodohan..hehehehe…Banyak nasehat yang diberikan oleh mereka, anatara lain untuk segera menikah supaya tidak kelamaan menjadi bujangan….

Hingga pesawat landing di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, kami pun berpisah dan saya langsung menuju ke ruang transit untuk melanjutkan penerbangan menuju Bandara Adisucipto Djogjakarta.

Transit di Jakarta untuk mudik tahun 2009 ini tergolong sangat cepat dan tidak menuggu terlalu lama, hanya satu jam bahkan 10 menit lebih cepat pesawat langsung diberangkatkan menuju Bandara Adisucipto Jogjakarta waktu menunjukkan pukul 11.50.  Pesawat berjenis Boeing 737-900 ER mengantar saya menuju Jogjakarta dengan waktu tempuh 50 menit.

Lagi-lagi saya pun mendapat kenalan disamping kiri tempat duduk dan kebetulan saya mendapat kursi didekat jendela sehingga dapat mengabadikan melalui kamera saku yang saya miliki selama penerbangan.  Kenalan disamping kursi saya selalu mengajak mengobrol hingga bercanda ria selama diatas awan..sampai..landing di Jogjakarta.

Alhamdulillah tepat pukul 12.50 pesawar landing dengan baik di runway Bandara adisucipto Jogjakarta.  Setelah mengambil barang di ruang belt, saya langsung menuju keluar dan senyum dari bibir saya mengundang senyum kedua orangtua saya, hummm…..untuk kelanjutan ceritanya..tunggu part 2 ya…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: